Langsung ke konten utama

Beberapa Doa dlm Pernikahan

Pernikahan merupakan ikatan sakral yang menyatukan dua jiwa. Apakah kalian tahu ada beberapa doa untuk pengantin? Simak penjelasannya berikut.

Tak hanya sepasang kekasih itu saja yang sebenarnya disatukan dalam pernikahan, melainkan dua keluarga besar pun disatukan dalam ikatan pernikahan. Di Indonesia, pernikahan secara Islam bearti harus mengikuti kaidah rukun dan syarat sah menikah Islam.

Dalam pernikahan berarti harus ada doa untuk pengantin dalam Islam. Doa dibaca tak hanya untuk melancarkan acara pernikahan, melainkan juga untuk ketenangan dan keharmonisan kehidupan rumah tangga sepanjang masa milik pasangan pengantin.

Ada empat bacaan doa untuk pengantin dalam Islam. Simak doa-doa untuk pengantin menurut Islam tersebut sebagai berikut : 

1. Doa Akad Nikah

Pada saat akad nikah, ada sebuah doa yang harus dipanjatkan oleh orang-orang yang hadir menjadi saksi akad nikah. Doa untuk pengantin di hari akad nikah yang sebaiknya diucapkan ialah doa dari Rasulullah SAW.

Doa ini ditulis dalam hadis sahih dan diriwayatkan Abu Hurairah berbunyi:

“Baarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jamaa bainakumaa fii khoir.”

Artinya: mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan.

2. Doa Setelah Akad

Setelah akad nikah, ada lagi doa yang harus dipanjatkan. Doa ini dipanjatkan agar, pasangan suami sitri yang sudah sah dapat menjalani kehidupan yang harmonis, saling jaga satu sama lain.

Doa ini dibaca oleh mempelai pria sambil memegang ubun-ubun istrinya. Doa tersebut adalah sebagai berikut:

"Allahumma inni as’aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa ‘alaih. Wa a’udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha ‘alaih."

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya.

3. Doa Sebelum Berhubungan Intim

Ada juga doa untuk pasangan suami istri. Sebelum melakukan hubungan intim, pasangan harus membaca doa berikut ini:

“Allahumma jannibnaasy syaythoona, wajannibisy syaythoona maa rozaqtanaa.”

Artinya: Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami.”

Sebagaimana dibaca dalam artinya, doa ini bertujuan agar hubungan intim memberikan kehangatan dalam rumah tangga.

4. Doa Mohon Diberi Keturunan

Selanjutnya, jika ada doa berhubungan intim, maka ada juga doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika menginginkan dapat keturunan yang baik.

Doa ini harus dibaca dengan penuh keyakinan dan keikhlasan oleh pasangan suami istri. Seperti disebutkan dalam QS. As-Shafat: 100, doa mohon diberi keturunan ini berbunyi:

“Robbi hablii minash shoolihiin.”

Artinya: ya Allah, anugerahkanlah kepadaku anak yang saleh.”

Menurut pandangan Syaikh Abdul Aziz bin Baz dalam Majmu’ Fatawa Ibnu Baz 8:423, tak masalah memanjatkan doa sebagaimana doa Nabi Zakaria AS ketika memohon dikaruniai keturunan. Maka dari itu kamu juga boleh membaca doa dengan lafaz:

“Ya Allah, berilah aku keturunan yang baik, anugerahkanlah aku keturunan yang saleh.”

Selain empat doa untuk pengantin di atas, tak ada larangan untuk memanjatkan doa-doa baik lainnya. Keempat doa di atas adalah bagian dari doa umum yang sebaiknya diketahui dan diamalkan oleh calon pasangan pengantin sampai sudah menjadi suami istri sekalipun. Semoga informasi ini memberikan manfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jenis-Jenis Zakat, Syarat dan Tata Cara Penghitungannya

Merdeka.com -  Menurut bahasa, kata “zakat” berarti tumbuh, berkembang, subur atau bertambah. Dalam Al-Quran dan hadis disebutkan, “ Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah ” (QS. al-Baqarah[2]: 276); “ Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka ” (QS. at-Taubah[9]: 103); “ Sedekah tidak akan mengurangi harta ” (HR. Tirmizi). Zakat termasuk dalam kategori ibadah wajib (seperti shalat, haji, dan puasa) yang telah diatur berdasarkan Al-Quran dan sunah. Selain itu, zakat juga merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan umat manusia. Dalam artikel kali ini, akan diulas secara lengkap jenis zakat, syarat dan cara penghitungannya yang dihimpun dari berbagai sumber. 1. Jenis Zakat Fitrah Zakat fitrah disyariatkan pada tahun kedua Hijriah bulan Syaban. Zakat fitrah menjadi pengeluaran wajib yang dilakukan setiap muslim yang mempunyai kelebihan sebagai tanda syukur kepad...

Kurban/Qurban

Fiqih Qurban Qurban merupakan bagian dari Syariat Islam yang sudah ada semenjak manusia ada. Ketika putra-putra Nabi Adam Alaihissalam diperintahkan berqurban. Maka Allah Ta’ala menerima qurban yang baik dan diiringi ketakwaan dan menolak qurban yang buruk. Allah Ta’ala berfirman: “Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan qurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertaqwa”  (QS Al-Maaidah 27). Qurban lain yang diceritakan dalam Al-Qur’an adalah qurban keluarga Ibrahim ‘Alaihissalam, saat beliau diperintahkan Allah Ta’ala untuk mengurbankan anaknya, Ismail ‘Alaihissalam. Disebutkan dalam surat As-Shaaffaat 102: “Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “H...

Doa Wirid Harian Rosulullah Disaat Keheningan Malam

"Asyhaduallaa ilaaha illallah astagfirullah asaluka ridhoka wal jannah wa au'dzubika min syahotika wannaar, allahumma innaka Afuwwun Karim tuhibbul afwa fa'fu anny ya Kariim". Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak diibadati kecuali Allah, hamba mohon ampunan-Mu, ridho dan syurga-Mu, lindungi hamba dari murka dan neraka-Mu, Engkau maha pemaaf maha mulia, menyukai maaf, maafkan hamba.