Langsung ke konten utama

Tata cara Wudhu

Doa Wudhu Terlengkap - Bacaan Latin dan Artinya

Doa Wudhu Terlengkap - Bacaan Latin dan Artinya
Ilustrasi wudhu.

Fardhu wudhu atau rukun wudhu itu ada enam. Yaitu berniat, membasuh muka, membasuh tangan hingga kedua siku, mengusap sebagian rambut kepala, membasuh kaki sampai kedua mata kaki, dan tertib. Maka jelas bahwa, doa wudhu atau niat wudhu pun tidak boleh ditinggalkan.

Wudhu bertujuan membersihkan kotoran di tubuh, serta membersihkan dari najis dan hadas kecil di tubuh. Dengan begitu, umat muslim dalam keadaan suci saat melaksanakan salat ataupun ibadah lainnya.

Berikut ini penjelasan tentang doa wudhu 

Doa Sebelum Wudhu atau Niat Wudhu

Setelah itu, barulah membaca niat wudhu atau bacaan doa sebelum wudhu. Jangan sampai lupa membaca niat wudhu, sebab ini merupakan salah satu amalan sahnya wudhu.

Berikut ini bacaan latin doa sebelum wudhu atau niat wudhu:

Nawaitul whudu-a lirof’il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta’aalaa

Artinya: Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala.

Doa Sesudah Wudhu

Sebagian dari kita mungkin sering lupa membaca doa sesudah berwudhu. Padahal jika doa ini dibaca akan menambah pahala.

Berikut bacaan latin doa sesudah wudhu:

Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu . Wa asyhadu anna Muhammadan’abduhu wa rasuuluhu Allahumma-j alnii minattawwaabiina waj 'alnii minal mutathohhiirina waj 'alnii minasshoolihiin.

Artinya: Saya bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah saya orang yang ahli taubat, dan jadikanlah saya orang yang suci, dan jadikanlah saya dari golongan hamba-hamba Mu yang sholeh.

Tata Cara Wudhu

1. Membaca Niat Wudhu

3. Berkumur sebanyak 3 kali

4. Membersihkan lubang hidung sebanyak 3 kali. Hirup air lalu keluarkan air dengan cara memencet hidung.

5. Membasuh wajah mulai dari ujung kepala mengenai rambut hingga ke bawah dagu.

6. Membasuh tangan hingga mengenai siku dan dimulai dari tangan kanan.

7. Mengusap kepala sebanyak 3 kali.

9. Membasuh kaki sebanyak 3 kali hingga mengenai mata kaki dimulai dari kaki kanan.

10. Berdoa setelah wudhu

Demikian, penjelasan tentang doa wudhu selengkapnya, mulai dari doa sebelum wudhu serta doa sesudah wudhu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jenis-Jenis Zakat, Syarat dan Tata Cara Penghitungannya

Merdeka.com -  Menurut bahasa, kata “zakat” berarti tumbuh, berkembang, subur atau bertambah. Dalam Al-Quran dan hadis disebutkan, “ Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah ” (QS. al-Baqarah[2]: 276); “ Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka ” (QS. at-Taubah[9]: 103); “ Sedekah tidak akan mengurangi harta ” (HR. Tirmizi). Zakat termasuk dalam kategori ibadah wajib (seperti shalat, haji, dan puasa) yang telah diatur berdasarkan Al-Quran dan sunah. Selain itu, zakat juga merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan umat manusia. Dalam artikel kali ini, akan diulas secara lengkap jenis zakat, syarat dan cara penghitungannya yang dihimpun dari berbagai sumber. 1. Jenis Zakat Fitrah Zakat fitrah disyariatkan pada tahun kedua Hijriah bulan Syaban. Zakat fitrah menjadi pengeluaran wajib yang dilakukan setiap muslim yang mempunyai kelebihan sebagai tanda syukur kepad...

Kurban/Qurban

Fiqih Qurban Qurban merupakan bagian dari Syariat Islam yang sudah ada semenjak manusia ada. Ketika putra-putra Nabi Adam Alaihissalam diperintahkan berqurban. Maka Allah Ta’ala menerima qurban yang baik dan diiringi ketakwaan dan menolak qurban yang buruk. Allah Ta’ala berfirman: “Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan qurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertaqwa”  (QS Al-Maaidah 27). Qurban lain yang diceritakan dalam Al-Qur’an adalah qurban keluarga Ibrahim ‘Alaihissalam, saat beliau diperintahkan Allah Ta’ala untuk mengurbankan anaknya, Ismail ‘Alaihissalam. Disebutkan dalam surat As-Shaaffaat 102: “Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “H...

Doa Wirid Harian Rosulullah Disaat Keheningan Malam

"Asyhaduallaa ilaaha illallah astagfirullah asaluka ridhoka wal jannah wa au'dzubika min syahotika wannaar, allahumma innaka Afuwwun Karim tuhibbul afwa fa'fu anny ya Kariim". Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak diibadati kecuali Allah, hamba mohon ampunan-Mu, ridho dan syurga-Mu, lindungi hamba dari murka dan neraka-Mu, Engkau maha pemaaf maha mulia, menyukai maaf, maafkan hamba.